Sementara itu, dari keterangan SM siswa SMKN 2 Kendari mengaku seusai melakukan praktik, ia bersama rekan-rekannya bermain biliar, namun ketika hendak pulang, ia dan rekannya dipalang oleh beberapa orang pelajar dan langsug dikeroyok.

"Kita tidak tau, tiba-tiba kita dipalang dan langsung dipukul," beber SM.

Baca Juga: Puluhan Anak di Bawah Umur Hendak Tawuran Diamankan Polresta Kendari

Selain itu, dari keterangan pelajar lain Andi yang juga siswa SMKN 2 Kendari mengaku, hendak keluar makan di belakang sekolah bersama rekan lainnya di pertigaan Jalan Sao-Sao, karena kantin sekolah tutup.

"Pas selesai kita makan, tiba-tiba datang polisi," ucapnya.