La Li menyebut makanan yang dibagikan kepada para siswa berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Punggaluku.

“Untuk sementara, MBG hari ini saya selaku kepala sekolah menolak dulu. Kejadian ini juga sudah dilaporkan kepada pemerintah kecamatan. Camat langsung menuju lokasi karena ada anggotanya yang turut dirawat,” katanya.

Pihak sekolah juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah kecamatan. Camat setempat kemudian menuju lokasi setelah menerima laporan mengenai siswa dan anggota masyarakat yang menjalani perawatan.

Hingga berita ini ditulis, jumlah pasti siswa yang mengalami gangguan kesehatan belum diketahui. Para siswa masih mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Mowila, tim telisik.id terus berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut. (C)

Penulis: Erni Yanti