.jpg)
Kata dia, secara teknis data penerima bantuan itu diferivikasi oleh Dinas Perhubungan dan yang menjadi prioritas adalah sopir yang memuat sembako atau komoditas pangan.
"Semoga bantuan ini bisa membantu para sopir, sehingga bisa menekan biaya operasional mereka akibat naiknya harga BBM subsidi," harapnya.
Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Parinringi mengatakan, sejauh ini Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melalui TPID dan satuan tugas inflasi daerah bersama Forkopimda telah melakukan beberapa langkah dalam rangkaian pencegahan inflasi.
Upayanya antara lain, menggelar pasar murah, pemberian bantuan sembako, melakukan pembibitan cabe, tomat dan bawang merah kepada kelompok masyarakat.
