"Saya sangat berterima kasih dan bersyukur atas bantuan yang telah diberikan dan bantuan ini sangat bermanfaat buat kami," ujarnya.
Menurutnya, kebijakan Pemerintah Pusat menaikan BBM subsidi beberapa bulan sangat berdampak pada biaya operasional para sopir.
"Kalau sebelum BBM naik itu biaya yang kami keluarkan untuk bahan bakar hanya sekitar Rp 700.000, setelah BBM naik operasional BBM melonjak lebih dari Rp 1 juta. Itu satu kali jalan," kata Alimuddin.
Diketahui bantuan subsidi transportasi diserahkan langsung Pj Bupati Kolaka Utara di lantai III Aulah Kantor Bupati Kolaka Utara. (A-Info)
Penulis: Muh. Risal H
