KENDARI, TELISIK.ID - Puluhan truk melakukan konvoi menuju kantor DPRD Kota Kendari, berunjuk rasa memprotes dugaan penimbunan solar subsidi. Para sopir yang tergabung dalam Persatuan Sopir Truk (Persot) meminta pemerintah mengawasi dan melarang truk penimbun solar subsidi yang mengantri.

Ketua Persot, Ramlan Djen Usman mengatakan, dari pantauan mereka aksi pengisian solar subsidi dengan tangki rakitan sudah berjalan sekira dua tahun, namun belum juga ada tindakan.

Dalam aksinya, mereka menyampaikan 12 tuntutan, di antaranya meminta penghentian penggunaan nomor antrian solar karena banyaknya permainan curang antara petugas SPBU dan penimbun solar subsidi.

"Kami menolak pemakaian solar subsidi untuk truk kontainer, kami juga meminta pembatasan pengisian solar untuk kendaraan tertentu," ungkap para sopir dalam tuntutannya.

Menurut Ketua Persot, jika tidak dibatasi sangat rawan penyelewengan karena masih banyak mobil yang ikut antrian memiliki tangki modifikasi yang bisa memuat solar hingga satu ton.