BAUBAU, TELISIK.ID - Seorang janda kurang mampu, Hasniah berusia 72 tahun di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, telah mengabdikan hidupnya sebagai guru mengaji selama 50 tahun untuk dapat menunaikan ibadah haji.
Hasniah, telah hidup sendiri sejak suaminya meninggal puluhan tahun yang lalu, dan juga kehilangan anaknya.
Ia mulai mengajar mengaji sejak tahun 1974, tanpa memungut bayaran dan melakukan seikhlasnya. Namun, rasa prihatin orang tua santri menginspirasinya untuk menyisihkan uang dari pemberian mereka untuk ditabung.
"Uang itu saya kumpulkan, ada saya simpan di bawah bantal, di bawah kasur, di lipatan pakaian, di dalam buku, nanti sudah banyak baru saya bawa di bank, sekitar jutaan," ucapnya.
Baca Juga: Lama Digantung, Pejabat Eselon II Pemkot Baubau Hasil Lelang Resmi Dilantik
