Setelah lulus kuliah, Jumran semakin antusias menjalani karir politiknya sambil membuka usaha jual beli mobil yang masih ditekuninya saat ini.
Kesetiaannya membuat posisinya di Golkar terus meningkat. Dari awalnya menjadi pimpinan kelurahan, kecamatan, hingga kini menjadi Sekretaris DPD Kota Kendari.
Meski punya background Jurusan Ekonomi dan organisasi Mapala, dia diperkenalkan dunia politik oleh orang tuanya yang juga politikus Golkar dan pernah menjabat pimpinan Partai Golkar di Kecamatan Abeli.
Latar belakang keluarganya sebagai politikus jadi bekal Jumran memahami sisi kerja politik dan berorganisasi. Selama 24 tahun lamanya, Jumran tak pernah berpindah hati dari Golkar sebagai mimbarnya membangun karir politik. Menurutnya Golkar merupakan partai tua dan menjadi kiblat partai-partai lain dalam berorganisasi politik.
Ini bukan pertama kalinya Jumran maju di Pileg. Ia pernah gagal di pemilu lima tahun lalu. Meski begitu, ia tak kapok untuk terus mencoba meraih mimpinya menjadi wakil rakyat.
