"Pengakuan tukang masak, sebelumnya dia telah mengolah daging babi dengan steril. Artinya dia telah mencuci bersih daging tersebut dengan merebusnya sampai mendidih," jelas Ipda Herman.

Setelah kejadian itu, sebagian daging babi yang dimasak dan minuman berbahan cincau yang diminum diambil untuk dijadikan sampel.

Baca Juga: Diguncang Keracunan Massal, Puluhan Peserta Kenaikan Pangkat BPSIP Dilarikan ke Puskesmas

"Kami membawa sampelnya untuk diperiksa di Balai POM Kendari," terang Ipda Herman.

Ipda Herman menambahkan, terdapat 34 orang warga yang mengalami keracunan usai makan siang bersama tersebut dan telah mendapatkan perawatan di Puskesmas.