Meskipun AS adalah negara kedua yang memungkinkan astronot memasuki ruang angkasa, astronot asal AS adalah yang terbanyak di dunia.

Semua astronot AS saat ini berafiliasi dengan NASA, jika masih ada pangkat militer, maka upah akan diberikan sesuai dengan kelanjutan militer dan kemudian NASA akan mensubsidi.

Jika astronot adalah kontrak lanjut dari pensiunan militer atau talenta top yang direkrut dari sektor swasta, maka NASA akan membayar upah subsidi.

Upah para astronot tidak tetap, dan setiap tugas berbeda akan memiliki upah berbeda tergantung dari misi yang mereka emban.

Astronot NASA, upah minimumnya per bulan bisa mencapai 450.000 dolar AS (Rp 6,4 miliar) hingga dan tertinggi bisa mencapai 860.000 dolar AS (Rp12 miliar).