Ia juga mengaku, jika dalam waktu dekat ini, pemerintah bakal memfasilitasi kedua belah pihak untuk melakukan mediasi damai antara perusahaan dan warga yang bertikai.

Baca Juga: Dewan Kolut Rekomendasi Inspektorat Evaluasi Dugaan Pemotongan TPP Tenaga Farmasi

"Insya Allah, dalam satu atau dua hari ini," paparnya.

Terpisah, Karyawan PT GKP, Muamar yang turut hadir dalam hearing tersebut menerangkan, terkait adanya riak-riak saat hearing di DPRD Sultra itu sebenarnya hanyalah adu argumen biasa, bukan seperti yang sudah diberitakan sebelumnya jika sempat terjadi kericuhan dalam hearing.

Dia hanya menekankan, kelompok yang menolak aktifitas PT GKP tidak pernah turun melihat langsung kondisi di lapangan. Mereka dinilai, hanya berdasarkan penggalan video saja dab tak tahu semua situasi yang terjadi di Desa Roko-Roko Kecamatan Wawonii Tenggara beberapa waktu lalu.