Fani mengatakan, pemeliharaan taman dapat dilakukan melalui pembersihan lingkungan secara rutin, pengelolaan sampah, serta perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan.

"Harusnya ada yang memperhatikan tempat ini. Minimal dibersihkan secara rutin, sampahnya dijaga, kemudian fasilitas yang sudah rusak diperbaiki. Kalau bersih dan nyaman, pasti masyarakat juga senang datang ke sini," tuturnya.

Ia juga menyoroti pengelolaan fasilitas umum setelah pembangunan. Menurutnya, pemeliharaan diperlukan agar taman tetap dapat digunakan masyarakat.

"Jangan sampai sudah dibangun, tapi setelah itu tidak diperhatikan lagi. Kami berharap taman ini bisa dibenahi supaya kembali ramai dan bisa dimanfaatkan masyarakat, terutama anak-anak muda yang ingin membaca atau sekadar menghabiskan waktu," tambahnya.

Hal serupa disampaikan seorang pengunjung, Andi (21). Ia mengatakan lokasi Taman Literasi cukup strategis karena berada di Jalan Edy Sabara dan mudah dijangkau masyarakat.