”Kita sudah mendengar bahwa pabrik pupuk di mana-mana sudah menambah produksinya sebagai antisipasi adanya penambahan kuota pupuk dari Kementan,” lanjutnya.

Komunikasi intensif, kata Emil Dardak terus dikomunikasikan sampai pemerintah pusat benar-benar menambah kuota bagi pupuk bersubsidi di Jatim.

“Semoga ada progres yang menjanjikan dari komunikasi tersebut,” jelasnya.

Soal keberadaan Kartu Tani lanjut Emil Dardak, untuk kepemilikan Kartu Tani saat ini sudah ditangguhkan, mengingat untuk mendapatkannya ada kendala di lapangan yang perlu disesuaikan lagi dengan kondisi yang ada. (B)

Reporter: Try wahyudi Ari Setyawan