KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Terdaftar sebagai anggota kelompok dan memiliki kartu tani, tidak menjamin para petani di Kabupaten Kolaka Utara memperoleh pupuk subsidi dengan mudah.
Untuk memenuhi kebutuhan pertanian, mereka terpaksa membeli pupuk non subsidi yang harganya lebih mahal.
Marsukma, salah seorang petani di Desa Pumbolo, Kecamatan Wawo, menuturkan, dirinya baru saja memanen padi di lahan seluas 50 are. Hasil panen hanya sebanyak 36 karung, susut tiga karung dari tahun lalu.
"Pupuk susah didapat karena tidak ada pengecer di sini dan harus beli di kecamatan lain, itu pun jika tersedia," keluhnya, Selasa (28/2/2023).
Untuk memperoleh pupuk, ia terpaksa membeli di Kabupaten Kolaka dengan harga variatif mulai dari Rp 200.000 sampai Rp 250.000. Banyak petani yang mengeluh akibat sulitnya mendapatkan pupuk.
