JAKARTA, TELISIK.ID - Menjelang Ramadan, pemerintah mempersiapkan pencairan tunjangan hari raya (THR) aparatur negara lebih awal dengan anggaran puluhan triliun rupiah guna mendukung kebutuhan keluarga.
Pemerintah kembali menempatkan kebijakan tunjangan hari raya sebagai salah satu fokus belanja awal tahun. Skema pencairan dirancang agar dana diterima aparatur sebelum aktivitas Ramadan meningkat.
Langkah ini diproyeksikan membantu kebutuhan rumah tangga pegawai sekaligus menjaga perputaran konsumsi masyarakat pada triwulan pertama 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR aparatur sipil negara, pegawai kontrak pemerintah, serta prajurit Tentara Nasional Indonesia dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Paparan itu disampaikan dalam agenda Indonesian Economic Outlook yang digelar di Jakarta.
Dalam penjelasannya, Purbaya menyebutkan pencairan ditargetkan berlangsung pada awal Ramadan. "Di awal-awal puasa kita harapkan THR sudah bisa kita salurkan," ujarnya, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (14/2/2026).
