Di samping suka duka Melki juga terselip doa seorang ayah yang berharap kepada Tuhan agar anaknya cepat sembuh dari gangguan jiwa.
"Saya berharap Bergita cepat sembuh dari gangguan kejiwaannya. Mudah-mudahan tangan dingin petugas mampu mengatasi segalanya. Hati seorang ayah tidak tega jika anaknya terus berlama dalam kondisi ini," tutur Wensislaus Alen selaku ayah Bergita dengan mata berkaca-kaca.
Wensislaus memang kerap dibuat gamang akibat ulah anaknya Bergita yang sangat meresahkan warga. Namun sebagai Ayah ia hanya menganggap itu sebagai cobaan hidup yang harus ia pikul selama anaknya masih dalam kondisi seperti itu.
Wensislaus mengaku pernah membayar ganti rugi buah kelapa orang yang dipanjat dan dibuang percuma oleh Bergita. Ia terpaksa mengeluarkan uang dari hasil keringatnya sebagai petani demi membayar ganti rugi kepada pemilik kelapa.
Ulah lain juga pernah dilakukan Bergita, ia pernah memangkas buah pisang milik warga, memecahkan piring hingga makan makanan babi. Karena itu Wensislaus dan isterinya hanya bisa berdoa dan pasrah kepada Tuhan.
