“Ini upaya untuk mempercepat kenaikan gizi ibu hamil karena jika hanya diberikan kudapan dan makanan lengkap hanya satu hari dalam seminggu, maka kecukupan gizi akan lambat,” ujarnya, Sabtu (25/1/2025).

Terkait durasi pemberian PMT yang hanya dua bulan, Trisnawati menjelaskan bahwa hal ini disesuaikan dengan anggaran yang ada.

Pihak Puskesmas Lawa, menurut Trisnawati, juga telah berkoordinasi dengan pasien untuk memberikan makanan lengkap setiap hari, dan makanan tersebut diantarkan langsung ke rumah masing-masing.

Selain itu, jika setelah 60 hari pemberian PMT dengan porsi makanan lengkap tidak menunjukkan peningkatan gizi pada ibu hamil, pihak Puskesmas Lawa akan merujuk pasien ke dokter puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi kesehatan yang mungkin memengaruhi hasil pemberian PMT.

Baca Juga: Akses Jalan Buruk, SLB Muna Barat Minta Perhatian Pemerintah