Sebagai kader baru yang akan dibimbing, seharusnya Alfian masuk struktur KONI dalam situasi normal, bukan sedang berseteru antar pengurus.

Masuknya Alfian di tengah situasi tidak stabil, justru dinilai putra gubernur itu dibimbing untuk belajar konflik.

Baca Juga: 2.000 Dosis Vaksin Moderna di Kendari Kadaluwarsa 16 Desember

"Seharuanya masuk itu dalam situasi stabil, kalau mau belajar," beber Direktur Pasca Sarjana Unsultra itu.

"Tapi ini masuk di tengah perseteruan, bukan belajar. Diajar untuk konflik," lanjutnya menekankan.