Rezki mengatakan, motivasi terbesarnya hingga bisa meraih predikat Terbaik I Duta Bahasa Sulawesi Tenggara 2026 berangkat dari keyakinannya terhadap proses.

“Kalau ditanya motivasi, sebenarnya sederhana. Saya selalu percaya kalau proses tidak pernah mengkhianati hasil. Dari awal saya cuma berusaha konsisten, belajar dari kekurangan, dan tidak cepat puas dengan apa yang sudah dicapai,” ungkapnya.

Menurutnya, predikat terbaik bukan menjadi tujuan utama, melainkan bagian dari proses pengembangan diri.

“Predikat terbaik itu bonus, tapi yang paling penting adalah bagaimana kita terus berkembang dan berani kasih versi terbaik dari diri sendiri di setiap kesempatan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, rasa percaya diri yang dimilikinya tumbuh karena belajar menghargai proses diri sendiri tanpa harus membandingkan diri dengan orang lain.