KENDARI, TELISIK.ID - Di zaman sekarang, keahlian dan riwayat pendidikan sangat diperlukan dalam mencari pekerjaan yang layak.
Namun berbeda dengan Abdu Wahai (24), seorang pria yang harus menggantukan dirinya menjadi seorang pengamen jalanan untuk memperoleh penghasilan sendiri.
Ia tinggal bersama kedua orang tuanya di Jalan Mekar, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Abdu Wahai memiliki satu orang saudara. Ayahnya adalah seorang pensiunan PNS di salah satu instansi pemerintah.
Baca Juga: Menyambung Hidup, Kakek Ini Berjualan Kasoami
Abdu Wahai memilih menjadi pengamen jalanan karena ia tidak memiliki keahlian untuk bekerja seperti orang lain. Ia pernah bersekolah di sekolah dasar, namun terpaksa berhenti karena tidak mampu berpikir seperti anak lainnya.
