"Saya berhenti sekolah karena tidak bisa fokus belajar, tidak mampu," ucapnya.
Kadang ia membantu temannya menjual kerupuk di lampu merah. Hasil dari mengamen dan jual kerupuk ia pegang sendiri, kadang diberikan kepada orang tuanya.
Ia mulai ngamen biasanya dari pukul 07.00 Wita hingga 10.00 Wita, lalu ia pulang di rumah untuk istirahat.
Seorang pengendara Fikram mengaku sering melihat Abdu Wahai kalau sedang melewati jalur simpang empat Wuawua.
