“Kami waktu pulang ke rumah sempat tidak boleh masuk sama mama, katanya karena kecewa, lebih baik kami tidak tinggal bersama mereka. Tapi saya juga bersikeras untuk tetap tinggal di rumah. Bapak yang iba akhirnya bujuk mama, dan akhirnya saya dan anak tetap tinggal di rumah,” jelas Lusiana.

Anak Lusi yang awalnya mendapat cinta dan kasih sayang, diberi perawatan yang baik dan biaya oleh keluarganya, kini harus berusaha sendiri. Ia dan anaknya terus berdoa dan bersabar menghadapi perlakuan keluarganya.

Sampai di akhir kisahnya, keluarganya menjadi tersentuh karena melihat kesabaran Lusiana dan anaknya. Walau masih kecewa, mereka kini kembali akur dan saling menyayangi satu sama lain. (A)

Reporter: Apriliana Suriyanti

Editor: Haerani Hambali