Baca Juga: Kisah Mualaf Inggris Sempat Jadi Pembenci Islam Kini Bersyahadat

Di sisi lain, Son sadar jika muslim itu adalah teroris dan agama yang  keras, maka dia sudah dari dulu mati di tangan orang-orang muslim. Saat itu, ia berada di tengah-tengah tengah muslim (Indonesia).

Hatinya mulai terketuk, ia mulai mencari tahu dan mempelajari Islam. Semakin mendalaminya, ia semakin takut dan sadar dengan perbuatann-perbuatan yang pernah dilakukan sebelumnya. Inilah awal baginya untuk mulai hal baru, berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

"Karena Allah senantiasa bersama kita, melihat kita, tahu gerak-gerik kita. Di situlah saya semakin mantap menjadi muslim," ucapnya.

Dari muslim.okezone.com, pada 30 Juni 2018, Son resmi memeluk Islam dengan bersyahadat di Masjid Ansan, Korea Selatan.