Baca Juga: Kisah Pramugari Putuskan Mualaf Usai Antar Jemaah Umrah ke Jeddah
Setelah menjadi mualaf, ia pun taat menjalani berbagai ibadah dan mengikuti ajaran Islam. Sayang, perusahaan di Korea Selatan sering kali tidak memberikan keleluasaan pegawainya untuk beribadah. Bahkan, Son sampai dipecat dari kantornya karena sering meminta izin untuk salat.
Namun, Son tetap yakin rencana Allah Subhanahu wa ta'ala pasti lebih indah. Kini dia justru menjadi pengurus masjid dan kerap berdakwah di mana-mana. Bahkan, keluarganya juga ikut menjadi mualaf.
Ia begitu merasakan tentramnya Islam, menyadari bahwa apapun perbuatan yang dilakukan manusia selama hidup Allah pasti mengetahui, dan kelak semua perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. (C)
Penulis: Wa Ode Sunaimi Rahman
