Pengamat politik, Rocky Gerung ini menjadi sorotan publik karena pernyatannya yang menghina dan memfitnah Presiden Jokowi usai mengisi acara Seminar dan Konsolidasi Akbar Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) pada 29 Juli 2023 di Islamic Center, Bekasi.
Rocky mengaku bukan menghina pribadi Jokowi, melainkan memberi kritik terhadap jabatan presiden yang memiliki fungsi sebagai kepala pemerintah dan kepala negara.
Baca Juga: Muslimat dan Fatayat NU Tapal Kuda Kompak Dukung Muhaimin di Pilpres 2024
Selain itu menurutnya, bila jabatan Presiden itu dipersonifikasi dengan pribadi Jokowi, maka itu akan menjadi cara berpikir yang kacau karena setiap lima tahun akan diganti lewat pemilu.
"Presiden, kita pilih setiap lima tahun, mana ada martabat berganti setiap lima tahun. Jadi kacau cara berpikir bangsa ini, tidak boleh ada personifikasi pada Presiden Jokowi," ujar Rocky beberapa waktu lalu. (B)
