Baca juga: Sebut Ditunggangi Teroris, Danlanud Haluoleo Larang Wartawan Liput Kedatangan TKA Gelombang Tiga
Namun menurut Asdar Zuula, jika mengkhawatirkan akan ada penunggang gelap terhadap jurnalis, hal itu tidak mungkin. Karena semua kerja-kerja jurnalis dilandasi atas fakta yang ada di lapangan.
“Yang pertama kami mendesak Komandan Lanud Kendari mencabut pernyataannya kembali, kedua mendesak Komandan Lanud Kendari untuk meluruskan pernyataannya tersebut bahwa kekhawatirannya akan jurnalis bisa saja ditunggangi teroris. Semua harus diluruskan,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Aji Kendari, Zainal Ishak. Dia menjelaskan, pernyataan tersebut terlalu berlebihan. Sebab, sejumlah wartawan yang melakukan peliputan kedatangan TKA China di Bandara HLO Kendari pada 1 Juli lalu, dipastikan meliput secara independen. Jadi, tak ada sama sekali wartawan yang melakukan peliputan dengan keterkaitan pihak lain.
“Jadi kami pastikan, wartawan yang meliput soal kedatangan China, tidak ditunggangi apapun. Dan semua dilakukan secara independen,” ujarnya.
