Kemudian Aksan Jaya P (Golkar) memberikan kontribusi nilai sebesar 66,18 persen, Hj. Isyatin Syam (Demokrat) kontribusi nilai 50,39 persen dan Abdul Rasak (PPP) kontribusi nilai 68,31 persen.

Naslim SA, Direktur Eksekutif The Halu Oleo Institut dalam siaran persnya mengungkapkan, perhitungan suara pada pemilu kali ini agak lebih lambat dibanding dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Baca Juga: Rusda Mahmud Borong Suara Caleg DPR RI Partai Demokrat, Kalahkan Ketua Partai

"Sampai data ini diumumkan, perhitungan suara masih terjadi di TPS, namun karena ini quick count masih mungkin terjadi perubahan-perubahan berdasarkan nilai yang masuk," ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa nilai ini, berdasarkan data yang masuk menunjukkan data yang flat atau tidak ada lagi riak-riak.