"Karena itu kami isolasi Desa Fenun. Hal ini untuk menekan tingkat kebahayaan rabies," ujar bupati, Selasa (30/5/2023).
Sejumlah anjing di Desa Fenun, kata bupati, selanjutnya akan segera divaksinasi untuk mencegah penyebaran wabah rabies tersebut.
Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Kupang, Yulius Umbu mengatakan, saat ini pihaknya masih mencari sumber rabies yang merebak sampai ke Fenun.
"Kami sedang mencari tahu virus masuknya. Apalagi desa ini kan ada di pengalaman," kata dia. (B)
Penulis: Berto Davids
