"Ada yang telah mengkonfirmasi ke kami, akan kenakan busana yang berbahan daur ulang dan tenunan," ungkapnya.
Event itu, bukan semata fashion week untuk berjalan dengan gaya-gayaan. Namun, di situ ada beberapa edukasi dan bazar UMKM fashion yang melibatkan beberapa kreator.
Owner D'teras Cafe itu mengaku, Muna mengandung falsafah agama dan kebudayaan yang cukup tinggi. Karenanya, orang-orang berharap untuk kegiatan yang tidak jauh dari itu harus sering diadakan.
Baca Juga: Kampanyekan Stop Bullying, Sentra Meohai Kendari Ajak 1.439 Pelajar di Lombok Timur
Ia sebagai konten kreator dan kaum milenial yang hidup di jaman moderenisasi seperti saat ini menganggap fashion show bukan sebagai hal yang tabuh. Karenanya, mereka berharap diberi kesempatan untuk menggelar kegiatan itu.
