“Dua doa yang tidak akan ditolak, yaitu doa ketika adzan dan doa ketika turunnya hujan.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi).
Di antara doa yang disyariatkan untuk dibaca sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW seperti diriwayatkan dalam salah satu hadis dari Ummul Mukminin, Aisyah RA saat berkata, “Nabi SAW ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucap 'allahumma shoyyiban nafi'an'.” (HR. Al-Bukhari).
Apabila hujan turun sangat lebat, maka dianjurkan untuk tidak mencela hujan, melainkan membaca doa berikut:
Allahumma hawaalaina wala 'alaina. Allahumma 'alal akami wal jibali wazh-zhorobi wabuthunil audiyati wamanabitisy syajar.
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Al-Bukhari)
