Cheddar yang sudah diparut dapat disebarkan di loyang lalu dijemur di bawah sinar matahari atau diangin-anginkan dengan kipas selama satu hingga dua jam. Setelah kering, teksturnya akan lebih mendekati edam dan membantu menghasilkan kastengel yang lebih renyah.
Kesalahan umum dalam membuat kue kering adalah mengaduk adonan terlalu lama. Adonan kastengel cukup diaduk hingga semua bahan tercampur rata. Overmixing dapat menyebabkan gluten pada tepung berkembang berlebihan, sehingga kue menjadi keras dan kurang renyah.
Ketebalan adonan juga perlu diperhatikan. Kastengel sebaiknya dipipihkan dengan ketebalan yang seragam agar matang merata. Jika terlalu tebal, bagian dalam kue berisiko tetap lembap meski bagian luar sudah kecokelatan.
Suhu oven yang stabil menjadi faktor penting lainnya. Beberapa sumber kuliner Indonesia merekomendasikan pemanggangan pada suhu sekitar 130-160 derajat Celsius, tergantung resep. Pemanggangan perlahan dengan suhu stabil memungkinkan kastengel kering merata hingga ke bagian dalam tanpa cepat gosong.
Setelah matang, kastengel sebaiknya segera dipindahkan ke cooling rack, bukan dibiarkan di dalam loyang. Langkah ini membantu uap panas keluar dari seluruh sisi kue. Kastengel justru akan semakin renyah setelah benar-benar dingin. Untuk menjaga kerenyahannya, simpan kue dalam toples kedap udara.
