Bahkan, Lee Kuan Yew dalam From Third World to First menulis bahwa naiknya Habibie ke kursi presiden sempat menimbulkan kecemasan di Singapura karena dianggap bisa memperparah krisis keuangan Indonesia.

Namun sejarah mencatat sebaliknya. Dalam waktu singkat, Habibie mampu membalikkan keadaan. Dolar yang sempat menembus Rp16.000-an, terjun bebas hingga Rp6.550.

Dalam bukunya Detik-Detik yang Menentukan (2006), Habibie menulis, “Saya percaya bahwa pemulihan ekonomi tidak bisa dilakukan dengan pidato, tapi dengan keputusan yang berpihak pada kepercayaan rakyat dan pasar.”

Tiga kebijakan besar menjadi rahasia di balik keberhasilan itu.

1. Restrukturisasi Perbankan dan Independensi Bank Indonesia