Namun Habibie punya pandangan berbeda. Dalam sebuah pidatonya yang dikutip oleh A. Makmur Makka, ia berkata, “Yang lapar tidak bisa diajak berpikir tentang reformasi. Maka beri mereka stabilitas harga, baru kita bicara pembangunan.”
Habibie bahkan sempat mengeluarkan imbauan yang dikenal luas: menganjurkan rakyat berpuasa Senin-Kamis untuk berhemat. “Ketika terjadi masa krisis saat B.J. Habibie diangkat menjadi presiden, ia menganjurkan rakyat melakukan puasa Senin-Kamis,” tulis Makka.
Baca Juga: Sosok Diana Valencia Gunawan, Viral Kartu Pers Dicabut Istana Gegara Tanya Prabowo Kasus MBG
Meski sempat disalahartikan, pesan itu sebenarnya mencerminkan sikap kepemimpinannya yang sederhana dan berbasis nilai moral.
Seiring berjalannya waktu, kepercayaan pasar pulih. Investor mulai kembali menanamkan modal. Nilai tukar rupiah yang semula runtuh akhirnya stabil di kisaran Rp 6.550 per dolar AS. Dunia pun menatap Indonesia dengan cara berbeda, bukan lagi negara gagal, melainkan contoh pemulihan cepat di tengah krisis Asia.
