Baca Juga: Menag Raih The Exemplary Leadership dari Elshinta Award, Rektor IAIN Kendari: Sosok Inspiratif

Di balik prestasinya, Shofa menghadapi banyak tantangan. Selain menyelesaikan tugas akademik, ia juga mengajar di lembaga kursus JLIC serta aktif dalam berbagai organisasi eksternal kampus. Hal ini menuntutnya untuk pandai mengatur waktu dan prioritas.

“Memang tidak selalu mudah. Kadang saya merasa kewalahan, capek, dan sulit untuk mengatur semuanya. Tapi saya selalu berusaha untuk membuat skala prioritas. Jika ada deadline akademik, itu yang saya dahulukan,” ujarnya dengan rendah hati.

Selama perkuliahan, Shofa tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mengasah kemampuan kepemimpinannya dengan terlibat dalam berbagai organisasi seperti Djarum Beasiswa Plus, Duta Inspirasi Indonesia, magang MSIB, serta berbagai kompetisi dan kepanitiaan.

Pengalaman-pengalaman ini memberinya kesempatan untuk berkembang baik dalam bidang akademik maupun keterampilan sosial dan kepemimpinan.