Kondisi itulah yang mendorong terintegrasinya pemerintahan di Konawe dengan segala sektor kebijakan, kaitannya didalam mengimplementasikan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Ia menambahkan, kondisi itu pula yang membuat kabupaten Konawe unggul dibanding daerah lain se-Sultra bahkan di tingkat nasional sekalipun, dalam hal penilaian EKPPD tahun 2020 atas LPPD tahun 2019 oleh Kemendagri.

“Harusnya Konawe itu ranking 9 nasional, tapi akhirnya tergeser di urutan 18. Tim evaluasi melihat bahwa lompatan kita terlalu tinggi," ungkap Ferdinan Sapan.

Dikatakannya, dari rangking 208 menjadi ranking 9. Mereka sendiri tidak begitu yakin. Makanya tahun 2021 ini, kita akan yakinkan tim evaluasi itu dalam hal LPPD tahun 2020. (Adv) (B) 

Reporter: Muh. Surya Putra