Rekomendasi pertama, merekomendasikan strategi pemenangan Pemilu dengan cara gotong royong, berbasiskan TPS, dan dilakukan oleh seluruh elemen PDIP yang menyatukan pemenangan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden sebagai satu kesatuan pemenangan.
“Berkaitan hal itu, setiap anggota, kader, dan simpatisan PDIP wajib turun ke akar rumput. Mereka diminta berkomunikasi secara langsung dengan rakyat dan didukung oleh penggunaan teknologi informasi dan komunikasi,” ujar Hasto.
Rekomendasi kedua, PDIP menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDIP terhadap pengumuman calon wakil presiden yang akan mendampingi Bapak Ganjar Pranowo pada momentum yang tepat dengan mempertimbangkan dinamika politik, pergerakan Tiga Pilar Partai di akar rumput, kesiapan Badan Pemenangan Pemilu Legislatif, dan konsolidasi Tim Pemenangan Presiden.
Rekomendasi ketiga, menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara berdasarkan UUD 1945. Dalam hal itu Pemilu 2024 harus ditempatkan sebagai momentum transisi kekuasaan secara konstitusional dan demokratis.
“PDI Perjuangan bertekad melaksanakan Pemilu sebagai wahana pemersatu bangsa melalui kampanye yang mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan narasi kemajuan, melanjutkan dan mempercepat keberhasilan Pemerintahan Presiden Jokowi,” kata Hasto.
