Mereka membahas sejumlah isu yang menjadi perhatian utama negara-negara Global South, mulai dari tantangan multilateralisme, dinamika ekonomi negara berkembang, hingga perubahan geopolitik yang memengaruhi stabilitas kawasan.  

Salah satu pembahasan yang menonjol adalah upaya mengurangi ketergantungan ekonomi emerging market terhadap dolar AS, yang dipandang sebagai tantangan struktural dalam memperkuat posisi negara berkembang di arena global. Forum ini menjadi ruang bagi kelompok sosial untuk menyampaikan pandangan yang selama ini jarang muncul dalam forum internasional skala besar.

Dewan Sipil BRICS menjadi jembatan utama dalam memastikan dialog antara publik dan pemerintah berjalan terstruktur. Wadah ini dibentuk untuk menyediakan platform permanen yang memungkinkan pertukaran ide berlangsung secara berkelanjutan.  

Panitia penyelenggara menilai pertemuan perdana ini sebagai tonggak penting karena berhasil menghadirkan bentuk partisipasi publik yang lebih terarah dalam forum antarnegara. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan analisis mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan tantangan kerja sama yang mereka hadapi, sehingga perspektif mereka dapat berkontribusi terhadap arah kebijakan BRICS.

Baca Juga: Program Pendidikan AI Pertama di China Resmi Diluncurkan dengan Kurikulum Paling Unik