Selain itu, dalam Ramadan yang suci ini, umat Islam dituntut untuk memperbanyak ibadah sosial, seperti; zakat, infaq dan shadaqah. Tentunya dengan ibadah semacam ini akan semakin memperkokoh integritas hamba Allah yang juga mengemban predikat sebagai makhluk sosial. Tegasnya bahwa dengan zakat, infaq dan shadaqah yang ditunaikan umat Islam akan menjadi media sekaligus perangkai keutuhan status dan peran insan kamil, baik sebagai hamba Allah maupun makhluk sosial.

Dari beberapa mutiara hikmah puasa tersebut, sepatutnya menuntun orang yang (bersungguh-sungguh) berpuasa untuk mampu menumbuhkan dan meningkatkan kepekaan dan kepeduliannya terhadap fakir miskin-orang tak berpunya (the have not). Ibadah puasa harus mampu menjadi alat untuk mengasah jiwa dan batin kita agar senantiasa berfikir positif, jernih dan bersifat arif, tanggap serta peka terhadap masyarakat dan lingkungan sosial.

Mudah-mudahan, ibadah puasa serta amalan kita yang lainnya dapat menjadi sarana dalam upaya perbaikan hablun minallahi wahablun minannas, sehingga mengarahkan kita menuju keridhaan Allah SWT. Amin. (*)

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS