Angka tersebut dinilai cukup besar mengingat pasar sentral berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan kios dan distribusi pedagang. Pendataan ulang akan dilakukan untuk memastikan kios aktif benar-benar dimanfaatkan, sementara kios kosong dapat diberikan kepada pedagang yang membutuhkan.
Selain itu, pengelompokan berdasarkan klaster komoditas juga masuk dalam rencana penataan.
“Fakta di lapangan sudah kita lihat bersama. Ini akan menjadi bahan kajian untuk menentukan langkah penataan pasar ke depan,” kata Nadar.
Meski persoalan tata ruang menjadi sorotan, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pangan relatif aman. Stok beras, gula, minyak goreng, serta komoditas utama lainnya dilaporkan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan. Harga sejumlah barang juga terpantau stabil tanpa lonjakan signifikan. (B)
