Kita lahirkan kesadaran bahwa Allah, sesungguhnya masih berpihak kepada kita, lantaran memberikan kita rakhmat serta karunia, masih mempertemukan kita dengan bulan suci Ramadan.
Bulan suci ini, sungguh-sungguh dirahmati Allah, bulan yang di dalamnya ada momentum yang nilai setara beribadah seribu bulan, terbuka ruang kepada kita semua, untuk mendapatkan posisi primordial kita, yaitu mahluk yang “fitrah” (mahluk yang suci), sebagaimana awal kejadian kita.
Posisi itu insya Allah akan kita raih, manakala kita konsisten dan bersungguh-sungguh (istqamah), menjalankan ibadah puasa, memperbanyak ibadah, zikir, memperbanyak sedekah kepada kaum dhuafa, fakir miskin dan yatim piatu, serta membangun sikap empati yang ikhlas kepada sesama manusia, khususnya sesaudara muslim. Wallahuallam bissawab. (*)
