Seorang sumber internal pemerintah mengatakan, Pyongyang bakal menawarkan hal tersebut untuk keluarga dengan anak yang masih sekolah.

Mereka bakal diberikan makanan seperti 20 kilogram jagung, dua kilogram pasta kedelai, serta sebotol minyak goreng pada hari kelahiran Kim Jong Il, ayah Kim Jong Un, dan Kim Il Sung, kakek Kim Jong Un.

"Mereka menuntut perempuan punya banyak anak, namun penduduk kecewa karena stok makanan semacam itu hanya datang sesekali," kata sumber anonim tersebut.

Meski ditawarkan insentif berupa sembako, banyak warga Korea Utara yang enggan memiliki banyak anak lantaran sudah kesulitan membiayai diri sendiri. Sebab, sebagian besar warga Korea Utara hidup miskin dan dihantui krisis pangan.

"Sulit bagi kebanyakan perempuan untuk memenuhi kebutuhan diri mereka sendiri akhir-akhir ini. Jadi siapa yang dalam benaknya mau punya tiga anak atau lebih seperti orang bodoh?" ucapnya.