Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa seluruh proses seleksi Aparatur Sipil Negara hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.

Kemendagri juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan rekrutmen CPNS dan PPPK. Informasi resmi hanya disampaikan melalui situs dan akun resmi Kemendagri maupun Badan Kepegawaian Negara. Salah satu rujukan utama adalah laman infocasn.kemendagri.go.id yang terhubung langsung dengan sistem nasional seleksi ASN.

Penelusuran juga dilakukan terhadap tautan yang diklaim sebagai link pendaftaran CPNS Kemendagri 2026, yakni situs cpnsp3k.rhbapk.com. Setelah diteliti, situs tersebut bukan bagian dari domain resmi pemerintah.

Tampilan visualnya menyerupai materi yang beredar di media sosial dan memuat formulir pendaftaran yang meminta data pribadi pengguna.

Situs tersebut meminta informasi seperti nama lengkap sesuai KTP, jenis kelamin, serta nomor telepon yang terhubung dengan akun Telegram. Pengguna juga diminta menyetujui penerimaan pesan dari admin melalui aplikasi Telegram.