Dedi mengungkapkan bahwa desa wisata tersebut mampu menarik hingga 10 ribu pengunjung di hari Minggu. “Tukang satenya itu saya cek.

‘Kamu dapet berapa?’ Jadi Sabtu Minggu itu, dia dapat Rp 150-200 juta,” ungkap Dedi Mulyadi dengan bangga.

Sherly Tjoanda pun terkesan mendengar klaim tersebut. Dedi menjelaskan bahwa fenomena ini biasa terjadi di Jawa Barat yang dikenal dengan kuliner khasnya.

Bahkan, di Purwakarta ada penjual sate yang bisa meraih penghasilan hampir Rp 1 miliar dalam akhir pekan setelah mendapat branding dari dirinya.

Dalam perbincangan santai tersebut, Dedi juga mengungkapkan bahwa awalnya Lembur Pakuan tidak berniat dibuat sebagai desa wisata, melainkan muncul dari rasa penasaran masyarakat setelah melihat vlog-vlognya.