JAKARTA, TELISIK.ID - Tagar Reset Indonesia (#ResetIndonesia) belakangan ini ramai memenuhi lini masa media sosial, menyusul meningkatnya gelombang aksi protes yang digelar di sejumlah kota besar di Indonesia.
Gerakan ini muncul sebagai seruan masyarakat agar ada penataan ulang terhadap lembaga-lembaga negara yang dianggap tidak lagi berpihak pada rakyat.
Fenomena ini berawal dari keresahan publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap tidak memberikan dampak positif pada kesejahteraan rakyat.
Lembaga-lembaga seperti DPR, MPR, Polri, Kejaksaan, Mahkamah Konstitusi, hingga kementerian tertentu menjadi sorotan tajam. Banyak yang menilai fungsi pengawasan dan pelayanan publik tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga muncul desakan untuk dilakukan “reset” agar sistem berjalan lebih adil.
Melansir Jawapos, Rabu (3/9/2025), bukan hanya masyarakat biasa yang ikut menyuarakan gerakan ini, sejumlah tokoh publik dan figur terkenal juga turut menggaungkan tagar Reset Indonesia melalui media sosial mereka.
