KENDARI, TELISIK.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah membuat perencanaan pembangunan beberapa tahun ke depan. Salah satu pembangunan yang diprioritaskan yakni perampungan patung pahlawan nasional Oputa Yi Koo.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Tenggara, J Robert. Menurutnya, dalam perencanaan kota, patung pahlawan seperti ini sering menjadi landmark kota yang akan menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Semua ini, kata dia, merupakan kebijakan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Meskipun ada kontrak terkait pembangunan ini, namun pihaknya mengajak untuk perlu melihat sisi positifnya yang akan memberikan dampak positif di masa depan.

Dimana ia mencontohkan kawasan Tugu Persatuan atau MTQ di Kota Kendari yang dulunya menuai kontroversi, namun saat ini dapat dilihat dampak positifnya. Kawasan ini telah menjadi pusat kegiatan UMKM, sehingga perputaran ekonomi di sekitar kawasan tersebut sangat lancar.

“Dengan adanya patung-patung pahlawan dan monumen yang memperingati perjuangan bangsa, kita mengingatkan diri kita sendiri akan nilai-nilai kepahlawanan, menghormati jasa-jasa para pahlawan, dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dalam membangun masa depan yang lebih baik,” katanya kepada Telisik.id, Selasa (20/6/2023).