Penyertaan modal daerah sebesar Rp 1,2 miliar menjadi Rp 3 miliar, serta pembayaran cicilan pokok pinjaman sebesar Rp 8,8 miliar.

Wali Kota Kendari berharap, anggaran perubahan ini bisa memberikan stimulus percepatan pembangunan dan perbaikan sosial ekonomi.

Baca juga: Kendari Berhasil Lepas dari Zona Merah COVID-19, Cek Sebarannya

Baca juga: Tidak Ada Tempat Swab Antigen di Lokasi SKD, Peserta CPNS Cari Sendiri

Sementara itu, tujuh fraksi di DPRD Kota Kendari menyetujui pembahasan APBD Perubahan Kota Kendari sesuai tahapan namun dengan sejumlah catatan, seperti yang disampaikan Fraksi Demokrasi Kebangkitan Indonesia (DKI) melalui juru bicaranya, Noviana.