Bupati Wakatobi ini menjelaskan, kelima orang eks penumpang Lambelu tersebut positif rapid test setelah dilakukan pengecekan ulang.

"Kemudian karena ada perintah untuk kita lakukan pemeriksaan ulang terhadap masyarakat kita yang masuk di Kabupaten Wakatobi ini, khususnya penumpang KM Lambelu, maka kita dapatkan enam orang warga Wakatobi yang hari ini sekali lagi menurut rapid test menunjukan reaktif virus," tuturnya.

Dia menambahkan, meski menurut hasil rapid test menunjukan hasil positif, namun belum bisa dipastikan ke lima warga tersebut positif COVID-19 atau negatif pasalnya harus melalui uji laboratorium.

"Hari senin, nanti kita akan lakukan uji swab, kemudian akan dikirim ke Kendari agar dikirim kembali di laboratorium di Makassar," ujarnya.

"Kita telah isolasi mandiri di tempat-tempat yang telah disediakan oleh pemerintah daerah," tuturnya.