Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, Muhammad Ridwan mengatakan, sejak dibukanya pelayanan Rapid Test tanggal 30 Mei 2020 lalu, tercatat sudah 14.026 yang telah mengikuti Rapid Test dan hasilnya 13.982 non reaktif atau negatif dan 44 reaktif.

"Dari masyarakat yang telah Dirapid Test, 13.982 yang non reaktif dan 44 yang reaktif, ini akan terus berjalan sampai benar-bebar wabah COVID-19 ini hilang dari Sultra," ujar dr. Ridwan kepada Telisik.id, Senin (13/7/2020).

 

Plt Kadis Kesehatan Sultra, Muhammad Ridwan. Foto: dok Telisik

 

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas penanganan COVID-19 wilayah Sulawesi Tenggara, dr Laode Rabiul Awal menjelaskan, fungsi Rapid Test adalah skrining awal COVID-19 dalam tubuh melalui sampel darah. Dari sampel itulah nantinya akan memberi informasi adanya Imunoglobulin atau IgM dan IgG dalam tubuh manusia.