Baca Juga: Resep Greek Salad Asal Yunani, Enak dan Sederhana

Dilansir dari Cendananews.com, sejarah luluta berasal dari kearifan masyarakat kepulauan tukang besi Wakatobi dikenal selain pandai membuat parang secara tradisional, mereka juga dikenal sebagai pelaut ulung di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Luluta, nasi dalam bambu khas Wakatobi banyak dijual di masyarakat adat Wanci Pulau Wangi-Wangi. Foto: Facebook Komunitas Cinta Bambu

 

Mereka berlayar tidak hanya antar pulau dalam Negara Indonesia, tapi juga ke luar negeri seperti Fhilipina, Singapura dan Malaysia. Mereka mengarungi lautan berhari-hari lamanya, dengan misi perdagangan.

Karena harus bertahan hidup di atas laut bisa berminggu-minggu lamanya, maka mereka membutuhkan stok makanan yang bisa bertahan lama. Makanan yang tidak cepat basi saat dibawa berlayar di lautan. Salah satu makanan khas Wakatobi yang bisa bertahan cukup lama, adalah luluta.