"Jumlah ASN, kita masih sangat gemuk," timpalnya.

Saat ini, pihaknya belum mau menerima ASN pindahan dari daerah lain. Namun, bagi ASN yang ingin pindah, lolos butuhnya akan diproses cepat.

Sementara itu, Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, Wa Ode Almira menerangkan, dari 212 ASN yang telah pensiun itu, dua di antaranya belum menyetorkan berkasnya. Nah, konsekuensinya, gaji pensiun keduanya otomatis diputuskan.

"Dibayarkan setelah mereka selesai melakukan pemberkasan," ungkapnya.

Untuk tahun 2023, ASN yang akan pensiun sudah mulai terdata dalam sistem. Jumlahnya sekitar ratusan orang. Mereka terdiri dari pejabat, staf dan guru. (B)