"Anak cucunya tukang pemulung tidak boleh jadi tukang pemulung. Dia harus kita berdayakan. Kita rencanakan akan bangun 200 sekolah berasrama tersebut. 1 sekolah akan terdiri, kita harapkan 1.000 murid," kata Prabowo.

Prabowo juga menjelaskan, setiap sekolah yang dibangun ditargetkan menampung hingga 1.000 murid. Meski pada awalnya jumlah siswa mungkin belum mencapai target tersebut, pemerintah berharap dalam enam bulan jumlah tersebut bisa terpenuhi.

Baca Juga: Viral, Surat Edaran Koramil Minta Bantuan Bingkisan Lebaran ke Pengusaha SPBU

"Mungkin tahun-tahun pertama belum sampai 1.000 tapi saya berharap dalam 6 bulan bisa mencapai 1.000 murid masing-masing sekolah," kata dia.

Pembangunan 200 Sekolah Rakyat ini dianggap memungkinkan karena Kementerian Sosial telah memiliki aset berupa gedung yang bisa direnovasi. Hal ini akan mempercepat proses pembangunan tanpa harus membangun sekolah dari nol.